welcome

Minggu, 08 Januari 2012

2 Sistem Operasi dalam 1 harddisk

2 Sistem Operasi dalam 1 harddisk :
Misalkan SO nya adalah Linux dan Windows, caranya mudah, jika seandainya harddisk tersebut masih kosong (baru), maka yang perlu dilakukan, terlebih dahulu mempartisi (membagi) harddisk tersebut menjadi 2, partisi ini dapat dilakukan ketika pertama kali menginstall windows. Ketika mengintsalasi windows, sebaiknya format drive nya adalah NTFS untuk kompabilitas data system, setelah itu baru instal windows terlebih dahulu sampai selesai.

Selesai menginstall Windows, barulah kita menginstall linux, instalasi linux dilakukan di partisi yang masih kosong, jika pada windows drivenya adalah drive C: berarti pada Linux partisi yang kosong selain C: (jangan pernah format kembali drive C: yang telah diinstall windows !!!).

Ketika Instalasi linux, perlu diperhatikan, mana yang akan dijadikan main partition dan swap partition, hal ini penting, karena jika salah mensetting swap partition, maka boot windows tidak akan muncul ketika jalan. Saya biasa mensetting swap file setelah partisi linux seperti berikut :

Windows==============Linux===========S…

Format drive untuk Linux adalah FAT32, hal ini disarankan karena linux lebih kompatibel dengan FAT32, nah masalah swap file ini, hanya untuk pembatas saja.

Ketika instalasi Linux akan dilakukan juga setting primary dan secondary partition, lakukan setting primary untuk windows dan secondary untuk linux....


2 OS dalam 2 Harddisk

Hal ini lebih mudah dibandinglan dengan cara diatas, yang penting disini hanya mengatur primary dan secondary partitionnya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar